Simple Thing…

12 November 2007

Alhamdulillah…

Filed under: Ngomong Sendiri...

Hari ini hari senin, dua belas november dua ribu tujuh.. tepatnya jam dua belas lewat dua puluh dua tiga menit..
puih… kenyang banget .. alhamdulillah masih bisa merasakan kenikmatan makanan dan minuman..
puih… lega banget… kerjaan hari ini agak plong.. Alhamdulillah masih diberi nikmat tenaga dan pikiran untuk menyelesaikan pekerjaan kantor..

Skarang masih jam istirahat, so ngutak ngatik blog ndak papa khan..
skarang lagi berada di lantai dua kantor di pasar minggu, istirahat sambil nikmatin sejuknya hembusan AC.
oh my God.. Thanks for everything..

Mau nulis apaan yah..emoticon
ups..lupa. skarang juga ini lagi make laptopnya pak ibrahim, mumpung orangnya lagi istirahat siang, manfaatin fasilitas orang ah..
laptopnya merek ACER TravelMate 2420.. kadang berpikir, kapan ya bisa punya laptop pribadi juga.. astagfirullah.. fokus..fokus..
ingat target, semua keinginan langsung blur.. ilang…

Targetnya ndak muluk2 amat sih, cuman mau merit tahun depan..
artinya harus banyak2 nabung …emoticon.. gaji pas2an eh malah harus disisihka buat nabung…but it’s ok..no problemo..
Insya Allah, Allah mendengarkan keinginan hambanya yang hina ini..

 

au ah.. bingung… 

10 November 2007

Subhannallah…

Filed under: Ngomong Sendiri...

Bismillahirrahmanir rahiim …

Dengan kerendahan hati, mari kita simak pesan-pesan Al Qur’an tentang tujuan hidup yang sebenarnya. Nasehat ini untuk semuanya. Baik untuk mereka yang telah memiliki arah. Bagi mereka yang belum punya arah. Atau bahkan yang tak punya arah sekalipun. Nasehat ini untuk semuanya. Semua yang ingin mendapat dan meraih kebaikan.
 
Nikah itu ibadah. Nikah itu suci … ingat itu. Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena keturunan, bisa karena kecantikan, ketampanan, dan bisa karena agama. Jangan engkau jadikan harta, kecantikan, dan keturunan sebagai alasan karena itu akan menyebabkan celaka. Jadika agama sebagai alasan. Engkau akan mendapatkan kebahagiaan. Tak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta.

Namun, jika cinta engkau jadikan satu-satunya landasan, maka keluargamu akan rapuh. Mudah terombang-ambing dan hancur kemudian. Jadikanlah Allah sebagai landasan. Niscaya kau akan selamat. Tidak saja di dunia, tapi juga di akhirat. Jadikan ridho Allah sebagai tujuan. Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai. Insyaallah …….
 
Untuk calon suami yang sholih …
 
Jangan kau menginginkan menjadi raja dalam istanamu. Disambut isteri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan. Jika ini kaulakukan, istanamu tidak akan lanngeng. Lihatlah manusia teragung sepanjang sejarah, Muhammad SAW tidak marah ketika harus tidur di luar beralaskan sorban, karena sang isteri tidak mendengar kedatangan beliau. Tetap tersenyum, meski tak tersedia makanan di hadapan, ketika lapar. Menjahit bajunya yang robek ………..
 
Jangan engkau terlalu cinta pada isterimu. Jangan engkau terlalu menuruti isterimu. Jika itu engkau lakukan, akan celaka. Engkau tidak akan dapat melihat hitam dan putih, tidak akan dapat melihat benar dan salah. Lihatlah bagaimana
Allah menegur Nabimu ketika mengharamkan apa yang telah Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan isteri. Tegaslah terhadap isterimu. Dengan cintamu ajaklah ia tata kepada Allah. Jangan biarkan ia dengan kehendaknya. Lihatlah isteri Nuh dan Luth. Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi penentang. Isterimu bisa menjadi musuhmu. Didiklah isterimu. Jadikanlah ia sebagai Hajar, wanita utama yang setia terhadap tugas suami, Ibrahim. Jadikan ia sebagai Maryam. Wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya. Jadikan ia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendampingi tugas suami, Muhammad SAW menerima tugas risalah. Isterimu adalah tanggung jawabmu. Jangan larang mereka untuk taat kepada Allah. Biarkan ia giat berdakwah kepada kaumnya untuk menyegerakan tegaknya kembali kalimah-Nya. Biarkan ia menjadi wanita yang sholehah yang senantiasa mengokohkan dakwahmu dan dakwahnya. Tegur ia tatkala ia lalai dalam melaksanakan amanahnya. Biarkan ia menjadi Hajar,
Maryam atau bahkan Khodijah. Sungguh jangan kau belenggu dengan egomu.
 
Untuk calon isteri yang sholihah ……….
 
Jika engkau menjadi isteri, jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam istanamu. Disayang, dimanja dan dilayani oleh suamimu. Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu. Jika itu engkau lakukan, istanamu akan menjadi neraka bagimu. Jangan engkau paksa suamimu menurutimu. Jangan engkau paksa suamimu untuk melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya. Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia terhadap tugas suami. Siapkan dirimu untuk menjadi Maryam, yang bisa senantiasa menjaga kehormatannya.
 
Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa mendampingi suami tercinta mejalankan misi dakwahnya. Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu. Jangan kau usik suamimu dengan tangismu. Jika itu kau salah gunakan, kecintaannya padamu yang begitu besar akan memaksanya menjadi pendurhaka. Jangan ………..
 
Untuk para Bapak …..
 
Jika kau menjadi bapak, jadilah bapak yang bijaksana layaknya Lukamnul Hakim. Jadilah Bapak yang tegas seperti Ibrahim. Jadilah Bapak yang dipenuhi kasih dan sayang seperti Muhammad SAW. Ajaklah anakmu mengenal Allah. Ajaklah anka, dan istrimu untuk senantiasa taat pada Allah. Jadikan ia sebagai Yusuf yang berbakti. Jadika ia setaat Ismail. Jangan jadikan ia sebagai Kan#8217;an yang durhaka.
 
Mohonlah kepada Allah. Mintalah kepada Allah agar mereka menjadi anak yang sholih dan senantiasa menjadi pejuang Islam.
 
Untuk para Ibu ……….
 
Jika kau menjadi ibu, jadilah kau ibu yang bijak, ibu yang teduh, yang bisa memberi keteduhan pada suami dan anak-anakmu. Bimbinglah anakmu dengan kasih sayangmu. Jadikan mereka mujahid. Jadikan mereka tentara-tentara Allah.
Jangankan biarkan mereka larut dalam kmanjaan dan malas-malasan. Siapkan
mereka menjadi anak yang shalih. Hamba yang shalih. Yang siap menegakkan risalah Islam.
 
::::::::::
Pernikahan laksana ajal, tak peduli siap Atau tidak, pada waktu yang telah ditentukan dia Akan datang menjemput seseorang untuk berpindah ke alam lain. Maka beruntunglah bagi siapa yang mempersiapkan diri.
 
Manusia Akhir Zaman

Untuk Suami Renungkanlah …
 
Pernikahan menyingkap tabir rahasia. Isteri yang kamu nikahi tidak semulia Khadijah, tidak setaqwa Aisyah, pun tidak setabah Fatimah. Justru isterimu hanyalah wanita akhir zaman yang punya cita-cita menjadi solehah … Pernikahan menyadarkan akan kewajiban bersama. Isterimu menjadi tanah, kamu langit penaungnya. Isteri ladang tanaman, kamu pemagarnya. Isteri ibarat ternak, kamu penggembalanya.

Isteri adalah murid, kamu mursyidnya. Isteri bagaikan anak kecil,Kamu tempat bermanja dan berkeluhkesah ia. Dan ketika isteri menjadi racun, kamulah penawar bisanya. Seandainya isteri tulang yang bengkok maka berhati-hatilah meluruskannya … Pernikahan menginsyafkan kita perlunya

keimanan dan ketaqwaan. Untuk belajar meniti ridho Allah SWT. Karena memiliki isteri yang tak sehebat mana, justru kamu akan tersentak dari alpa. Kamu bukanlah Rasulullah SAW, pun bukan Sayyidina Ali

Karramallahuwajhah. Cuma suami akhir zaman yang mencoba untuk menjadi suami soleh. Amiin ………
 
Untuk Isteri Renungkanlah …
 
Pernikahan menyingkap tabir rahasia. Suami yang menikahimu tidak semulia Muhammad SAW, tidak setaqwa Ibrahim, pun tidak setabah Ayub. Apalagi setampan Yusuf. Justru suamimu hanyalah lelaki akhir zaman yang punya cita-cita membangun keturunan yang sholeh …
 
Pernikahan menyadarkan akan kewajiban bersama. Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya. Suami adalah nahkoda kapal, dan kamu pengemudinya. Saat suami seorang raja, kamu dapat merasakan anggur singgasananya. Dan ketika suami menjadi racun, kamulah penawar bisanya. Sungguh , tatkala suami sebagai inti jantung keluarga, maka anti-lah rusuk pelindungnya. Seandainya suami bengis lagi lancang,

maka berhati-hatilah meluruskannya …
 
Pernikahan menginsyafkan kita perlunya keimanan dan ketaqwaan. Untuk belajar meniti ridho Allah SWT. Karena memiliki suami yang tak sehebat mana, justru kamu akan tersentak dari alpa. Kamu bukanlah Khadijah yang sempurna dalam menjaga, pun bukan Hajar yang setia dalam sengsara. Cuma wanita akhir zaman yang mencoba untuk menjadi istri salehah. Amiin ………
“Semoga Allah Mengumpulkan Yang Berserakan Dari Keduanya, Memberkati Mereka Berdua Dan Kiranya Allah Meningkatkan Kualitas Keturunan Mereka, Menjadikan Pembuka Pintu Rahmat, Sumber Ilmu Dan Nikmat Serta Rasa Aman Bagi Umat “ (Doa Rasulullah Saat Pernikahan Putrinya Fatimah Dengan Ali Bin Abi Thalib)

Rabb.. Aku Ingin Menikah !!!

Filed under: Life is beatiful

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…,ih lutuna...

Buat temen2 ikhwan yang berencana menikah (  Ngikik.. he he emang ada yang enggak pingin??),
Ini step2 menuju ke pernikahan. Apakah sudah benar??  Putar mata Wallahu alam bi Showab,
semua kita serahkan kepada Allah SWT.insyaAllah, Smoga membantu!!!

1. Buat Target & Prioritas.
Maksudnya itu kita harus buat target, mau menikah kapan??
lulus sma?? pas kuliah?? udah kelar kuliah?? kalo udah umur 30?? whatever,
yang jelas kudu punya target dulu.
terus jangan lupa, buat prioritas, kan urusan kita gak cuman satu aja to?? Ok.

2. Mau nikah sama siapa??
Maksudnya itu kita kepingin jodoh kita kayak gimana??
yang cantik?? yang lembut perkataannnya?? yang baik hatinya?? up to you
yang penting dah tau gambaran jodoh kita itu nantinya mau yang kayak gimana karakteristiknya.
yaah, meskipun Allah SWT sudah menentukan jodoh kita, tapi jangan lupa, Allah SWT juga menyuruh kita untuk mendapatkan jodoh yang sebaik2nya. inget khan, laki2 yang baik jodohnya wanita2 baik dan sebaliknya.

3. Luruskan niat. Yup betul, semua tergantung NIAT. ok pak.
kudu tahu tuh, kita nikah untuk apa tujuannya?? mau dibawa kemana itu lembaga pernikahan??
hati-hati loh, kadang2 niat kita itu bisa melenceng. karena itu setiap ada kesempatan, kita evaluasi dan terus perbaiki. terus.. jangan berhenti.
tiap orang punya niat yang beda2, so carilah yang benar2 menentramkan hatimu.
emm misalnya.. untuk meraih ridha Allah SWT.

4. Usaha, usaha dan USAHA.
Allah SWT nggak akan ngerubah nasib kita kalo emang kita kaga mau usaha..
Usahanya gimana??
pintu menuju surga ada banyak, seperti jalan menuju ridha Allah SWT.
yuk kita mendekat kepada Allah SWT.. aduh syahdunya mengenal Allah SWT..
cari arti mencinta dalam usahamu mendekat padaNya.
Tunjukkan pribadi muslim dalam keseharianmu.

5. Mampu.
mampu menafkahi isteri lahir batin. Ini salah satu step yang paling krusial.. soale ini nih izzahnya sebuah rumah tangga. ok ok, banyak yang bilang kalau rezeki itu adalah urusan Allah SWT, terus kalau orang menikah maka akan menjadi kaya.. tapi prakteknya ndak semudah itu pak.. dibalik rizki ada usaha..
yup, usaha. so, be realistic.. karena isteri kita itu amanah untuk kita, jangan disia-siakan dan jangan di zalimi.
minta sama ortu?? no way, berani memutuskan menikah, berarti siap dengan segala konsekwensinya. ok.

6. Minta lampu hijau ortu kita
jangan lupa, restu ortu itu = restu Allah SWT,
so jangan lupa minta restu ortu dalam setiap langkah, termasuk dalam hal mencari jodoh..
banyak yang bilang susah mendapatkan restu ortu kalau kepingin nikah dini..
karena dianggap masih anak kecil lah, belum bisa apa-apa lah..
he he.. semua ortu juga pasti mikir begitu.. kenapa?? yah karena mereka pingin ngelihat anak mereka bahagia pernikahannya..
rahasianya cuman satu friend: tunjukin ente bisa dipercaya.
kalau ente bisa dipercaya dimata ortu.. pasti ortu dah insyaAllah ridha 100% sama niatan ente menikah. dijamin.

7. Jodoh itu misteri Allah SWT.
Kalo emang jodoh ga lari kemana.. ane pribadi setuju dengan peryataan ini..
maksudnya, jodoh itu seperti rizki, bisa datang dari arah mana saja, dan tanpa kita duga.. serius deh (lho.. Senyum simpul )
so jangan ragu untuk menggunakan semua jalur syar’e dalam mencari jodoh..
ya lewat murabbi, lewat ortu, dikenalin temen, dijodohin, nyari sendiri hayo ajah..
peraturannya cuman satu : jangan menzalimi siapapun akhwat yang bertaaruf dengan kita.
ngerti kan maksudnya?? inget, niat kita tadi menikah untuk apa…
simple, tapi kadang kita lupa.. becareful yah.

8. Approval dari camer
taarufnya dah ok? lanjut terus? ok kalau begitu saatnya silaturahmi dengan camer..
Rule no 1 : Yang dateng cukup ente sama satu orang pihak keluarga selain ortu.
alasan : kan yang mau nikah ente, so sekarang adalah waktu yang tepat buat di camer untuk mengenal siapa sih ente.. orang yang mau melamar putri nya. yah itung2 fit and proper tes lah.. so, ga perlu bawa ortu kita donk..
terus kita juga kudu bawa keluarga, misalnya paman, untuk menunjukkan kalau keinginan melamar kita juga sudah dikomunikasikan dengan pihak keluarga kita. begitu..

Rule no 2 : Sampaikan niat ente datang untuk melamar putri beliau.
maksudnye ente yang ngomong, jangan diwakilin ngomongnya..
intinya ente yang banyak berperan saat silaturahminya.

9. Lamaran resmi.
kalau dah lampu hijau dari kedua ortu, tinggal cari waktu yang tepat untuk antar keluarga silaturahmi dan menentukan tanggal akad nikah.. alhamdulillah..

Tak selalu semudah di kata..
karena itu, bila ada hambatan dalam melangkah..
jangan khawatir.. jangan bersedih..
Allah SWT tidak sedang meninggalkanmu..
justru Ia sedang mengujimu..
layak kah engkau menerima..
Anugrah terbaik di dunia..
Isteri yang Shalihah. InsyaAllah.

maap yak kalau ada salah2 kata.salam.

 

source : http://myquran.org/forum/index.php/topic,22409.0.html

2 November 2007

2:55 wib pas azan ashar berkumandang…

Filed under: Ngomong Sendiri...

Alhamdulillah.. panggilan Allah SWT berkumandang lagi..
Thanks GOD for anything..
Thanks for the ears
Thanks for the heart
Makasaih atas indera yang telah engkau berikan kepada hambamu yang hina ini.
Makasih atas peluh yang kudapatkan atas ijinmu akan kesehatan yang bisa membuatku bertahan dalam menjalani kehidupan fana ini..
Makasih atas teman, saudara dan semua orang-orang disekitar yang telah engkau hadirkan untuk membuatku berpikir dan tersadar bahwa semua itu adalah anugerah-Mu

Maafkan keluh kesahku selama ini..
Maafkan kekhilafanku selama ini..
Maafkan Mimpi-mimpiku yang ada di benak hamba-Mu ini..

Azan sudah berkumandang..
Sholat yuk..emoticon

 

 

31 October 2007

Duh Nikmatnya..

Filed under: Ngomong Sendiri...

Duh Nikmatnya.. Alhamdulillah kerjaan untuk sementara udah selesai sebagian, enak tenan…. tapi blom finish, masih ada satu lagi..emoticon.. but that’s ok.. skarang pokoknya nyantai dulu..